2.1 Latar Belakang
Teknologi, informasi,
dan komunikasi (TIK) telah mengalami perkembangan yang sangat pesat pada era
globalisasi ini. Hampir semua bidang kehidupan tak lepas dari peran TIK ini. Informasi
yang ada di dunia ini dapat kita ketahui hanya dengan memanfaatkan perkembangan
TIK ini. Salah satu yang paling berkembang adalah komputer, dimana hampir semua
bidang kehidupan menggunakan komputerisasi. Perkembangan bidang TIK saat ini
pun memungkinkan semua bidang kehidupan manusia dapat semakin ringan dikerjakan
dengan bantuan komputer.
Perkembangan
komputer mulai berjalan pesat saat mulai ditemukannya suatu komponen yang dapat
menyatukan beberapa ratus bahkan jutaan komponen dalam satu komponen yaitu
Integrated Circuit. Namun, seiring dengan berkembangnya teknologi informasi
bukan hanya hal positif yang berkembang, selalu ada hal negatif yang
mengikutinya. Salah satu hal negatif tersebut adalah hadirnya virus yang
menghambat kerja dan cukup merepotkan sehingga menggangu efisiensi dan
efektifitas dari produktifitas kerja banyak orang.
Perkembangan virus
memang sangat meresahkan para pengguna computer, karena tak hanya membuat
computer menjadi lambat dalam pekerjaannya namun juga dapat mengakibatkan
terancamnya data-data yang ada di computer kita. Seiring dengan perkembangan
virus maka terciptalah sebuah program yang berfungsi untuk menangkal serangan
dari virus tersebut, rogram ini disebut dengan antivirus. Perkembangan virus
dan antivirus selalu mengalami peningkatan. Perkembangan virus dan antivirus
ini dapat dipengaruhi oleh bebrapa factor salah satu diantaranya adaah factor
pendidikan.
Oleh karena
perkembangan virus dan antivirus ini telah menjadi hal yang ramai
diperbincangkan, maka kami membuat makalah mengenai perkembangan virus dan
antivirus ini.
2.2
Perumusan
Masalah
1. Apa
yang dimaksud komputer?
2. Bagaimana
perkembangan komputer?
3. Apa
yang dimaksud vrus komputer?
4. Apa
yang dimaksud antivirus komputer?
5. Bagaimana
perkembangan virus dan antivirus komputer?
6. Apa
yang dimaksud pendidikan?
7. Bagaimana
peran pendidikan dalam perkembangan virus dan antivirus komputer?
2.3
Pembatasan
Masalah
Untuk menghindari
pembahasan yang panjang yang dapat membuat pembahasan keluar dari topik yang
dibicarakan maka kami membatasi permasalahan ini hanya mengenai perkembangan
virus dan antivirus komputer serta peran pendidikan dalam perkembangan virus
dan antivirus komputer.
2.4
Tujuan
Adapun tujuan dari
penyusunan makalah ini adalah
1. Untuk
mengetahui perkembangan virus dan antivirus komputer;
2. Untuk
mengetahui jenis-jenis virus dan tipe antivirus yang ada saat ini;
3. Untuk
mengetahui keterkaitan pendidikan dalam perkembangan virus dan antivirus;
4. Untuk
memenuhi tugas akhir matakuliah Pengantar Teknologi Informasi.
2.1 Virus Komputer
Virus komputer merupakan program
komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya
sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program
atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis
yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel
makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya
dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu,
maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Virus
yang pertama kali muncul di dunia ini bernama “Elk Cloner” lahir kira-kira
tahun 1981 di TEXAS A&M. Menyebar melalui disket Apple II yang memiliki
operating system. Pembuat virus ini mendisplay pesan di layar : “It will get on all your disks-It will
infiltrate your chips–yes it is Cloner!-It will stick to you like glue-It will
modify RAM too-send in the Cloner!”
Nama “Virus” itu sendiri sebenarnya
baru diberikan setelah dua tahun kelahirannya oleh Len Adleman pada 3 November 1983 dalam sebuah seminar yang membahas
cara membuat virus dan memproteksi diri dari virus. Tapi bagi kbanyakan orang
awam sering menganggap bahwa virus yang pertama kali muncul adalah virus Brain yang justru lahir tahun 1986. Hal
ini karena virus ini yang paling menggemparkan dan paling meluas penyebarannya
karena menjalar melalui disket DOS yang pada waktu itu menjadi barang yang
sangat terkenal. Virus ini juga muncul
bersamaan dengan PC-Write Trojan dan Vindent.
Mulai saat itulah virus mulai
menjadi momok yang sangat meresahkan dan perkembangannya menjadi kian cepat.
Berselang satu tahun sejak virus pertama yang menginfeksi file muncul, virus
komputer berikutnya muncul dan menyerang file yang berekstensi *.exe Virus ini
bernama suriv termasuk dalam golongan
virus “jerussalem”. Kecepatan
penyebarannya cukup cepat sekali untuk saat itu. Bahkan virus ini mampu
menembus dan merusak mainframe-nya IBM selama setahun.
Tahun 1988, muncul serangan BESAR
terhadap Machintosh oleh virus MacMag
dan scores dan jaringan Internet pun
bahkan samapai “dihajar” habis-habisan oleh virus buatan Robert Morris. Tahun 1989 bahkan ada seseorang yang mengirimkan
“AIDS information program” dan celakanya, begitu file ini dibuka, yang didapat
bukannya info tentang AIDS, tapi virus yang mengenskrypsi harddisk dan meminta
bayaran untuk kode pembukanya. Sejak saat itu, penyebaran virus sudah tidak
terhitung lagi. Akan tetapi dampak yang ditimbulkan tidak terlalu besar. Baru
tahun 1995 muncul serangan besar-besaran. Tidak tanggung-tanggung, mereka
menyerang perusahaan-perusahaan besar diantaranya Griffith Air Force Base, Korean
Atomic Research Institute, NASA, IBM dan perusahaan raksasa lainnya yang
disrang oleh “Inetrnet Liberation Front”
di hari Thanksgiving. Karena
keberanian dan kedahsyatan serangan itu, tahun 1995 dijuluki sebagai tahunnya
para Hacker dan Cracker. Hingga saat ini perkembangan virus tetap
berlangsung selama perkembangan computer terus berlangsung pula.
Pada umumnya
suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam suatu directory
agar dia dapat mengenali program program apa saja yang akan dia kenai, semisal
virus makro yang akan menginfeksi semua file berekstensi *.doc setelah virus
itu menemukannya, disinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu diperlukan
agar virus dapat membuat daftar atau data semua file, terus memilahnya dengan
mencari file-file yang bisa dikenai .Biasanya data ini tercipta saat program
yang tertular atau terinfeksi atau bahkan program virus ini dieksekusi. Sang
virus akan segera melakukan pengumpulan data dan menaruhnya di RAM, sehingga
apabila komputer dimatikan semua data hilang tetapi akan tercipta setiap
program bervirus dijalankan dan biasanya dibuat sebagai hidden file oleh virus
Kriteria virus berdasarkan kemampuannnya
:
® Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan
informasi
® Kemampuannya untuk memeriksa suatu program
® Kemampuannya untuk menggandakan diri dan
menularkan
® Kemampuannya melakukan manipulasi
® Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.
Jenis-Jenis
Virus.
- VIRUS MAKRO
Jenis Virus ini pasti
sudah sangat sering kita dengar. Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman
dari suatu aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu Operating
System. Virus ini dapat berjalan apabila aplikasi pembentuknya dapat berjalan
dengan baik, maksudnya jika pada komputer mac dapat menjalankan aplikasi word
maka virus ini bekerja pada komputer bersistem operasi Mac.
contoh virus :
Variant W97M, misal W97M. Panther panjang 1234 bytes, akan menginfeksi
NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka. WM.Twno.A;TW
panjang 41984 bytes, akan
menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya berekstensi *.DOT dan *.DOC-dll
- VIRUS BOOT SECTOR
Virus Boot sector ini
sudah umum sekali menyebar. Virus ini dalam menggandakan dirinya akan
memindahkan atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus.
Sehingga saat terjadi booting maka virus akan di load kememori dan selanjutnya
virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar(ex::monitor,
printer dsb) dan dari memori ini pula
virus akan menyebar ke seluruh drive yang ada dan terhubung kekomputer (ex:
floopy, drive lain selain drive c).
contoh virus : Varian
virus wyx ex: wyx.C(B) menginfeksi boot
record dan floopy ; panjang : 520
bytes; karakteristik : memory resident dan terenkripsi). Varian
V-sign : menginfeksi : Master boot record
; panjang 520 bytes; karakteristik: menetap di memori (memory
resident),terenkripsi, dan polymorphic). Stoned.june 4th/ bloody!: menginfeksi : Master boot
record dan floopy; panjang 520 bytes;
karakteristik: menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan
menampilkan pesan "Bloody!june 4th
1989" setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali
- VIRUS STEALTH
Virus ini akan menguasai
tabel tabel interupt pada DOS yang sering kita kenal dengan "Interrupt interceptor". virus
ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi sesuai namanya
baik secara penuh ataupun ukurannya.
contoh virus :
Yankee.XPEH.4928, menginfeksi file
*.COM dan *.EXE panjang 4298
bytes; karakteristik: menetap di memori,
ukurantersembunyi, memiliki pemicu. WXYC (yang termasuk kategori boot record
pun karena masuk kategri stealth dimasukkan pula disini), menginfeksi floopy an motherboot
record; panjang 520 bytes; menetap di
memori; ukuran dan virus tersembunyi. Vmem(s):
menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ; panjang fie 3275 bytes; karakteristik:menetap di memori, ukuran
tersembunyi, di enkripsi.-dll
- VIRUS FILE/PROGRAM
Virus ini menginfeksi file
file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file
application (*.EXE), maupun *.COm biasanya juga hasil infeksi dari virus ini
dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang diserangnya.
5. VIRUS MULTI
PARTITION
Virus ini
merupakan gabungan dari Virus Boot sector dan Virus file: artinya pekerjaan
yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE dan
juga menginfeksi Boot Sector.
2.2 Antivirus Komputer
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat
lunak yang digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus
komputer dari sistem komputer. Antivirus
disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan
apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak.
Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan
melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi,
atau ketika disimpan).
Antivirus-antivirus
terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus. Program antivirus sekarang juga
telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi spyware, rootkits, dan
malware-malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi
firewall untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah
masuknya email sampah dan atau virus ke inbox pengguna.
Antivirus
berdasarkan penggunanya dibagi menjadi 2, yaitu Home User dan Network atau Corporate
User. Untuk home user, antivirus berjalan seperti biasa. Untuk versi jaringan
(network), antivirus dapat melakukan scan di komputer - komputer client dan
network drive. Selain itu, proses update komputer client dalam jaringan tidak
harus langsung dari Internet. Komputer client dapat melakukan upate langsung
dari server jaringan.
Antivirus
berdasarkan cara memperolehnya 1. Free antivirus : anti virus yang
diperoleh secara gratis 2. Trial antivirus : Anti virus yang diperoleh
secara gratis namun diberi batasan waktu 3. Donation antivirus : Anti
virus yang diperoleh dengan harus mendonasi 4. Paid antivirus : antivirus
yang diperoleh dengan cara membeli
Perkembangan
antivirus sendiri selalu lebih lambat dari perkembangan virus itu sendiri, hal
ini karena antivirus harus mengenali virus baru terlebih dahulu lalu kemudian
membuat enskripsinya yang dapat memusnahkan virus tersebut. perkembangan
antivirus ini dibagi dalam beberapa periode atau generasi:
1)
Generasi
Pertama
Antivirus
pada gnerasi pertama ini hanya bertindak seperti scanner sederhana. Antivirus
men-scan program untuk menemukan
penanda (signature) virus. Walaupun virus mungkin berisi karakter-karakter
varian, tapi secara esensi mempunyai struktur dan pola bit yang sama di semua
kopiannya. Teknis ini terbatas untuk deteksi virus-virus yang telah dikenal.
Tipe lain antivirus generasi pertama adalah mengelola rekaman panjang (ukuran)
program dan memeriksa perubahan panjang program. Kelemahan dari antivirus
generasi pertama ini adalah ia hanya mampu mendeteksi virus yang polanya telah
dikenali olh antivirus untuk virus yang polanya belum dikenali maka proses scanning akan melewatkan virus ini.
2)
Generasi
Kedua
Antivirus
pada generasi kedua ini sudah lebih baik dan lebih berkembang dari generasi
sebelumnya, generai ini disebut scanner yang pintar (heuristic scanner).
Antivirus men-scan tidak bergantung pada penanda spesifik. Antivirus
menggunakan aturan-aturan pintar (heuristic rules) untuk mencari kemungkinan
infeksi virus. Teknik yang dipakai misalnya mencari fragmen-fragmen kode yang
sering merupakan bagian virus. Contohnya, antivirus mencari awal loop enkripsi
yang digunakan polymorphic virus dan
menemukan kunci enkripsi. Begitu kunci ditemukan, antivirus dapat mendeskripsi
virus untuk identifikasi dan kemudian menghilangkan infeksi virus. Teknik ini
adalah pemeriksanaan integritas. Checksum
dapat ditambahkan di tiap program. Jika virus menginfeksi program tanpa
mengubah checksum, maka pemeriksaan
integritas akan menemukan perubahan itu. Untuk menanggulangi virus canggih yang
mampu mengubah checksum saat menginfeksi program, fungsi hash terenskripsi
digunakan. Kunci enskripsi disimpan secara terpisah dari program sehingga
program tidak dapat menghasilkan kode hash baru dan mengenkripsinya. Dengan
menggunakan fungsi hash bukan checksum sederhana maka mencegah virus
menyesuaikan program yang menghasilkan kode hash yang sama seperti sebelumnya.
3)
Generasi
Ketiga
Antivirus
generasi ketiga ini menggunakan metode “jebakan-jebakan aktivitas” (activity
trap). Program antivirus merupakan program yang menetap di memori (memory
resident program). Program ini mengidentifikasi virus melalui aksi-aksinya
bukan dari struktur program yang diinfeksi. Dengan antivirus semacam in tak
perlu mengembangkan penanda-penanda dan aturan-aturan pintar untuk beragam
virus yang sangat banyak. Dengan cara ini yang diperlukan adalah
mengidentifikasi kumpulan instruksi yang berjumlah sedikit yang
mengidentifikasi adanya usaha infeksi. Kalau muncul kejadian ini, program
antivirus segera mengintervensi.
4)
Generasi
Keempat
Generasi ini merupakan generasi
antivirus saat ini, antivirus ini menggunakan proteksi penuh (full featured
protection). Antivirus generasi ini menggunakan beragam teknik antivirus secara
bersamaan. Teknik-teknik ini meliputi scanning dan jebakan-jebakan aktivitas.
Antivirus juga mempunyai senarai kapabilitas pengaksesan yang membatasi
kemampuan virus memasuki sistem dan membatasi kemampuan virus memodifikasi file
untuk menginfeksi file. Pertempuran antara penulis virus dan pembuat antivirus
masih berlanjut. Walau beragam strategi lebih lengkap telah dibuat untuk
menanggulangi virus, penulis virus pun masih berlanjut menulis virus yang dapat
melewati barikade-barikade yang dibuat penulis antivirus. Untuk pengaman sistem
komputer, sebaiknya pengaksesan dan pemakaian komputer diawasi dengan seksama
sehingga tidak menjalankan program atau memakai disk yang belum terjamin
kebersihannya dari infeksi virus. Pencegahan terbaik terhadap ancaman virus
adalah mencegah virus memasuki sistem disaat yang pertama.
Untuk saat ini 10 antivirus terbaik
yang ada di dunia versi topten antivirus
yang telah dilakukan pengetesan dan serangkaian tes dan hasilnya:
- Bitdefender Antivirus Plus.
- Kaspersky AntiVirus 2013.
- Norton Antivirus Pro 2013.
- F-Secure Antivirus 2013.
- G Data AntiVirus 2013.
- BullGuard Antivirus 12.
- AVG Antivirus 2013.
- Avast! Pro 2013.
- Tren Micro Titanium +2013
- VIPRE Antivirus 2013.
2.3
Peran Pendidikan Dalam Perkembangan
Virus dan Antivirus Komputer.
Pendidikan
merupakan sesuatu hak asasi yang melekat pada diri manusia. Melalui pendidikan
manusia mengerti akan sesuatu hal yang baik dan buruk. Berbicara keterkaitan
dunia pendidikan dalam perkembangan virus dan antivirus computer ini memang
harus ditelaah dngan cermat. Secara tidak sadar pendidikan memberikan peran
yang cukup besar dalam perkembangan virus dan antivirus computer. Seperti kita
ketahui bahwa computer sudah mulai diterapkan dalam setiap lini pendidikan
mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Akibat
perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi yang sangat pesat maka, dunia
pendidikan mau tidak mau harus mulai mengikuti hal tersebut dengan penggunaan
computer dan pengajaran computer terhadap siswa. Dan dari sinilah siswa
mengenal computer dan sampai ke jenjang perguruan tinggi. Keterkaitan
perkembangan virus dan antivirus dengan dunia pendidikan disini terletak pada
materi yang disampaikan mengenai program computer.ketika mereka telah
mendapatkan ilmunya melalui pendidikan tersebut maka mereka akan dihadapkan
pada dua hal, tindakan positif atau negatif.
Tindakan
positif yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan program antivirus yang
dapat bermanfaat untuk orang banyak seperti yang telah dilakukan oleh siswa
SMPN 48 Bandung Arrival Dwi Sentosa yang mampu menciptakan Artav Antivirus
berkat pemanfaatan pendidikan yang diterimanya. Dilemanya adalah tidak semua
yang diterima melalui proses pendidikan itu diaplikasikan dengan baik, banyak
yang malah menyalahgunakannya yaitu dengan membuat virus-virus dengan tujuan
dan maksud tertentu seperti untuk mendapatkan popularitas, untuk mempromosikan
sesuatu, dan lain sebagainya.
Sehingga peran
pendidikan dalam menyampaikan materi mengenai program computer sangat berperan
dalam perkembangan virus dan antivirus computer. Apakah baik atau buruk
tergantung dari objek yang menerapkannya.
3.1
Kesimpulan
Virus
dan antivirus computer tidakakan pernah berhenti berkembang selama teknologi,
informasi, dan komunikasi terus berkembang. Virus computer merupakan sebuah
efek negative yang ditimbulkan dari perkembangan itu. Virus computer dapat
membuat program computer tidak bekerja sebagaimana mestinya bahkan dalam beberapa
kasus dapat mematikan program tersebut. Untuk mengatasi hal itu semua maka
munculah sebuah program yang dapat mengatasi masalah tersebut yang disebut
dengan antivirus, namun perkembangan antivirus ini selalu lebih lambat dari
perkembangan virus itu sendiri.
Perkembangan
virus dan antivirus computer ini pun bisa dipengaruhi oleh factor pendidikan,
dimana pendidikan mengenai teknologi, informasi, dan komunikasi dan mengenai
program komputer akan memberikan efek yang secara tidak langsung dan tanpa disadari
terhadap perkembangan virus dan antivirus computer ini.
3.2
Saran
Begitu
banyaknya virus computer yang beredar saat ini, maka kami memberikan saran agar
disetiap computer yang dimiliki seseorang dipasang antivirus sehingga
virus-virus tersebut tidak mengganggu aktivitas dari penggunaan computer
tersebut.selain itu gunakanlah ativirus yang segar dan selalu meng-update antivirus agar virus-virus yang
baru dapat terdeteksi.
By : Yusril Rizal Mahendra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar